Dalam rangka mempersiapkan peserta didik menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA), SMP Negeri 3 Bantul kembali menunjukkan komitmennya dalam peningkatan mutu akademik melalui kegiatan Bedah Materi Esensial TKA Mata Pelajaran Bahasa Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 10 Februari, pukul 08.00–10.00 WIB, bertempat di Masjid Al-Husna SMP Negeri 3 Bantul, dan diikuti oleh seluruh murid kelas IX GABA.
Menghadirkan narasumber kompeten, Mairina Mislamatul Umaroh, S.Pd, yang juga dikenal sebagai penulis soal ASPD, kegiatan ini dirancang untuk mengupas secara mendalam materi-materi esensial yang kerap muncul dalam TKA. Peserta mendapatkan pembahasan strategi memahami teks, analisis soal berbasis literasi, serta teknik menjawab soal secara efektif dan efisien. Kepala sekolah menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi akademik terstruktur untuk memastikan siswa tidak hanya siap secara materi, tetapi juga siap secara mental.
“Belajar harus terarah, berpikir cerdas, dan melangkah dengan percaya diri. TKA bukanlah akhir, tetapi awal menuju masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, SMP Negeri 3 Bantul menegaskan identitasnya sebagai Sekolah Budaya Mendunia yang tidak hanya fokus pada penguatan karakter, tetapi juga pada prestasi akademik yang terukur dan berkelanjutan. Atmosfer kegiatan berlangsung interaktif dan inspiratif. Siswa tampak antusias mengikuti pembahasan, aktif bertanya, serta berlatih mengerjakan soal dengan pendampingan langsung dari narasumber. Program Bedah Materi Esensial TKA ini menjadi bagian dari upaya sistematis sekolah dalam meningkatkan capaian hasil belajar sekaligus membangun budaya literasi yang kuat di kalangan peserta didik.
Dengan persiapan yang matang dan pendampingan yang intensif, diharapkan siswa kelas IX SMP Negeri 3 Bantul semakin siap menghadapi TKA dan melangkah menuju jenjang pendidikan berikutnya dengan percaya diri.

