KEGIATAN KOKURIKULER: PROJECT BASED LEARNING [PjBL] KELAS 9

SMP N 3 Bantul
0

Suasana semarak demokrasi terasa di SMP Negeri 3 Bantul. Selama hampir sepekan, siswa kelas IX mengikuti Projek Based Learning (PJBL) bertema “Suara Demokrasi: Suara Remaja dalam Demokrasi” yang digelar pada 28–29 Agustus serta 1–3 September 2025. Kegiatan ini menghadirkan pengalaman belajar yang unik, karena siswa tidak hanya mempelajari teori kepemimpinan dan demokrasi, tetapi juga mempraktikkannya langsung melalui simulasi pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS.

Hari Pertama: Pemahaman Awal dan Sosialisasi

Dimulai dengan pre-test, sosialisasi pemilu siswa, serta literasi tentang pemilu, regulasi, dan tugas penyelenggara. Siswa juga dikenalkan dengan dua pasangan calon ketua-wakil OSIS yang akan berkampanye.

Hari Kedua: Suasana Kampanye

Dua pasangan calon tampil menyampaikan visi, misi, dan program. Siswa antusias memberi dukungan, mencatat ide kampanye, hingga memberikan pertanyaan kritis. Suasana benar-benar menyerupai proses kampanye nyata.

Hari Ketiga: Simulasi Pemilihan

Pada Senin, 1 September 2025, suasana sekolah berubah seperti Tempat Pemungutan Suara (TPS). Ada bilik suara, kotak suara, hingga petugas layaknya KPPS. Siswa menggunakan hak pilih mereka untuk memilih pasangan calon terbaik.

Hari Keempat: Perhitungan Suara

Siswa tidak hanya mencoblos, tetapi juga belajar proses demokrasi secara transparan. Mereka menyaksikan penghitungan suara, mencatat hasilnya, hingga membuat mading tentang hasil pemilu.

Hari Kelima: Refleksi dan Harapan

Puncak kegiatan diisi dengan konferensi pers pasangan terpilih. Mereka menyampaikan pesan, kesan, serta harapan untuk masa depan OSIS. Siswa juga membuat karya tulis bertema “Demokrasi JUARA: Jujur, Umum, Amanah, Rahasia, Aktif, dan Responsif untuk Masa Depan Sekolah”.

Pendidikan Demokrasi Sejak Dini

Melalui projek ini, siswa belajar nilai-nilai penting demokrasi: kejujuran, tanggung jawab, berpikir kritis, serta keberanian menyampaikan aspirasi. Kepala SMP Negeri 3 Bantul, Joko Sulistya, M.Pd., M.Hum., menegaskan pentingnya projek ini bagi pembentukan karakter. 

“Lewat simulasi pemilihan, siswa belajar berdemokrasi dengan sehat dan bermartabat. Harapan kami, mereka tumbuh menjadi generasi yang kritis, adil, dan siap menjadi pemimpin di masa depan,” ujarnya.

Hasil Capaian Projek

  • Memahami konsep pemilu dan kepemimpinan demokratis
  • Mengasah keterampilan berargumentasi dan berpikir kritis
  • Melatih komunikasi publik melalui kampanye
  • Mengalami langsung simulasi pemilu
  • Menghasilkan karya tulis reflektif tentang demokrasi

Dengan suasana riang namun serius, projek ini menjadi pengalaman berharga bagi siswa kelas IX dalam memahami sekaligus menghidupi nilai-nilai demokrasi.

Dokumen Pendukung :

#SMPN3Bantul #SekolahBudayaMendunia #PJBL #SuaraDemokrasi #PemiluOSIS #ProfilPelajarPancasila #Kewarganegaraan #BerpikirKritis

Tags

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top