Bantul (8/9) – Murid SMP Negeri 3 Bantul melaksanakan pembelajaran Bahasa Indonesia melalui kegiatan “Misi Detektif Observasi” dengan didampingi oleh mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) UNY. Kegiatan yang dilaksanakan dalam satu kali pertemuan ini berfokus pada keterampilan menulis teks laporan hasil observasi. Murid diajak mengamati objek yang ada di sekitar sekolah, mencatat informasi berdasarkan fakta, kemudian mengembangkan hasil pengamatan menjadi sebuah teks laporan hasil observasi. Kegiatan tersebut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan ke-4, yaitu Pendidikan Berkualitas, melalui pembelajaran yang melibatkan murid secara aktif dan memberikan pengalaman belajar secara langsung.
Kegiatan dimulai dengan mengulas kembali materi teks laporan hasil observasi, khususnya struktur teks dan penggunaan fakta. Murid juga diberikan materi mengenai perbedaan fakta dan opini sebagai bekal sebelum melakukan pengamatan. Setelah itu, murid dibagi menjadi empat kelompok. Setiap kelompok mengirimkan satu perwakilan untuk mengikuti kegiatan pengambilan “Kartu Misi Misteri”. Kelompok yang berhasil menjawab pertanyaan tentang materi memperoleh kesempatan memilih kartu terlebih dahulu. Setelah semua kelompok mendapatkan kartu, mereka membaca petunjuk dan mencari objek yang sesuai. Objek yang diamati terdiri atas kursi, buku, ruang kelas, dan tanaman di sekitar. Selanjutnya, murid mengisi LKPD dengan mencatat bentuk, warna, ukuran, bagian, bahan, ciri-ciri, fungsi, serta fakta yang ditemukan. Hasil catatan tersebut kemudian didiskusikan dan dikembangkan menjadi teks laporan hasil observasi.
Kegiatan ini memberikan ruang bagi murid untuk belajar melalui pengalaman langsung. Mereka tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga terlibat dalam mencari objek, mengamati, berdiskusi, membagi tugas, dan menyusun laporan bersama. Beberapa kelompok kemudian mempresentasikan hasil pengamatannya, sedangkan kelompok lain memberikan tanggapan atau pertanyaan. Dari proses tersebut, murid dilatih untuk lebih teliti dalam menemukan fakta, menyampaikan pendapat, bekerja sama, dan berkomunikasi dengan teman. Pembelajaran ini juga mendukung kemampuan penalaran kritis, kemandirian, kolaborasi, dan komunikasi yang menjadi bagian dari dimensi profil lulusan dalam modul pembelajaran.
Melalui “Misi Detektif Observasi”, murid diharapkan semakin terbiasa melakukan pengamatan sebelum menyampaikan informasi dan mampu menuangkan hasil pengamatan ke dalam tulisan yang jelas serta berdasarkan fakta. Kegiatan pembelajaran yang sederhana dengan memanfaatkan lingkungan sekitar tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan agar murid memperoleh pengalaman belajar yang aktif, menyenangkan, dan bermakna. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa PK dalam mendukung terwujudnya pendidikan yang berkualitas sesuai dengan SDGs tujuan ke-4.
Penulis: Erika Cindy Fatikasari

